Rabu, 31 Mei 2017

Pria Taurus



Setelah melewati masa sulit dan menggantungkan sebuah harapan kepada Sang pemilik semesta, akhirnya ku dipertemukan oleh seorang pria yang dapat memelukku tanpa jarak dan mencintaiku tanpa jeda.

Seorang pria berzodiak taurus pemilik mata bening dibalik kaca matanya itu, berhasil menghipnotisku. Tubuhnya yang tinggi serta proposional punya daya tarik tersendiri dimataku. Harum tubuhnya pun selalu memanggilku dikala rindu datang tanpa permisi. Dan akupun tak dapat menahan diri, dia terlanjur masuk dalam kehidupanku untuk menghapus sepi, membangun mimpi, memberi pelangi.  Pria berlesung pipi yang kini menjadi tuan dihati ini mempercayakan pelukannya untukku. Hingga akhirnya ku merasa seperti menemukan sebuah rumah baru.
Rumah dimana ku tidak hanya singgah namun ku tinggal dan menetap didalamnya.

Selasa, 16 Mei 2017

Segenggam harapan dalam pelukan tanpa jeda

Lagi lagi dan lagi. Berulang kali mencoba membuka pintu hati untuk oranglain namun berulangkali juga perasaan itu pudar dan menutup dengan sendirinya. Perasaan menggebu gebu yang datang diawal tanpa ada peringatan akan berakhir secepat mungkin. Pernah terpikir untuk mengubah alur kehidupan agar lebih menerima apa yang sudah tertulis dalam naskah dialog kehidupan. Namun semua tidak semudah menggenggam sebuah doa. Ada cerita yang berbeda dibalik roda harapan. 
Maaf untuk hal yang mengecewakan. Untuk hal yang tidak sesuai harapan. Cinta itu tergesa gesa. Hingga kita lupa bahwa tak selamanya yang kita harapkan akan terlaksana.  Akupun heran dengan suasana hati yang tak menentu ini. Mungkin aku terlalu nyaman dengan dinding yang kubuat sendiri untuk melindungiku sampai aku lupa rasanya nyaman dalam pelukan. Mungkin banyak yang meminta, tapi belum ada satupun yang bisa membuatku terdiam dalam pelukan. Aku rindu saat saat seperti itu. Saat kuterdiam dalam pelukan tanpa jeda, saat kuhitung detak jantung yang tak beraturan dan seketika lupa pada semesta. 
Kini aku hanya bisa berharap sang pencipta skenario ini mendatangkan genggaman yang pas dalam segi apapun. Ya. Aku tidak butuh sosok yang sempurna, cukup yang membuatku terdiam dalam pelukannya. Yang membuatku membuka pintu hanya untuknya dan membuatku berhenti cemas akan hal yang belum tentu terjadi.