Selasa, 04 September 2018

Sunnah menyambut kelahiran anak

Alhamdulillah, telah lahir anak kedua kami sebagai pelengkap keluarga kecil kami. Sebagai umat muslim ada beberapa sunnah yang Alhamdulillah telah dilaksanakan.

 Setelah lahir dan datang ke dunia, adik bayik dikumandangkan adzan dan iqomah oleh ayahnya.

"Barangsiapa yang melahirkan seorang anak, lalu mengumandangkan adzan pada telinga kirinya, maka dia tidak akan dicelakakan oleh Ummu Shibyan.” (HR. Ibnu Sinni)

MashaAllah adik bayik nya perempuan. Semakin lengkap kebahagiaannya. Karena dari awal ingin anaknya perempuan supaya sepasang. Adik lahir dengan persalinan spontan atau normal dengan berat 1175gr dan tinggi 49cm pukul 04:30 bertepatan dengan adzan subuh.
Adik bayi kita beri nama yang baik menurut islam yaitu "MIKHAYLA BINAR KALANDRA". Anak pemberi rezeki yang selalu berbinar dan menerangi sekitarnya. Nama Mikhayla diambil dari nama malaikat Mikhail yang artinya pemberi rezeki. Binar diambil dari kata dasar Berbinar (bahasa indonesia) yang bisa juga diartikan bercahaya. Sedangkan Kalandra diambil dari bahasa jawa yang artinya menerangi sekitarnya.

Rasululullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Sesungguhnya kalian akan dipanggil pada hari kiamat dengan menggunakan nama-nama kalian dan dengan nama-nama bapak kalian, maka baguskanlah nama-nama kalian.

Tidak hanya sekedar memberi nama, Nama-nama yang dianjurkan islam adalah nama-nama malaikat, nama para nabi serta nama-nama lain yang memiliki kandungan makna yang bagus.
Dan sudah tradisi disini untuk membuat bubur merah-putih sebagai tanda rasa syukur sekaligus memberikan kabar gembira dengan kelahiran seorang anak.

Firman Allah SWT "Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedangkan ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (ia berkata): “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya”. (QS. Ali Imraan: 39)


Alhamdulillah sesuai nama adik kyla, pemberi rezeki. Kita juga diberi rezeki lebih untuk melaksanakan sunnah yang selanjutnya yaitu mengaqiqahkan adik kyla.


"Setiap bayi tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur dan diberi nama” (HR Abu awud)

Foto kakak idan di acara aqiqah adik kyla


Diacara aqiqah adik kyla, adik kyla juga dicukur rambutnya. Dan berdasarkan sunnah  Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada fatimah kami menimbang dan menyedekahkannya.

‎عَقَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْحَسَنِ بِشَاةٍ وَقَالَ يَا فَاطِمَةُ احْلِقِي رَأْسَهُ وَتَصَدَّقِي بِزِنَةِ شَعْرِهِ فِضَّةً قَالَ فَوَزَنَتْهُ فَكَانَ وَزْنُهُ دِرْهَمًا أَوْ بَعْضَ دِرْهَمٍ
“Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam meng-aqiqahi Hasan dengan kambing, kemudian berkata kepada Fatimah, ‘Cukur rambutnya dan bersedekahlah dengan perak seberat rambut itu.’


Alhamdulillah beberapa sunnah menurut syariat islam telah kami tunaikan. Semoga anak kami menjadi anak-anak yang sholeh dan sholehah serta berbakti kepada kedua orangtua.

Senin, 20 Agustus 2018

Teruntuk kamu yang mengaku gadis.
Sadarlah bahwa kamu tidak pantas menertawakan, sesungguhnya kamu lah yang pantas ditertawakan.
Namun dunia terlalu iba untuk menertawakanmu.

Jangan banyak bicara,
Jangan buat dunia geli dengan sikapmu.
Bercerminlah, karena ucapanmu menggambarkan dirimu.
Jangan kamu membongkar keborokanmu sendiri.

Kamu membenciku? Tak apa.
Siapa kamu? Aku tak kenal.
Seharusnya aku yang membencimu.
Tapi aku berterimakasih.
karena kamu, hidupku sekarang jauh lebih baik darimu. Jauh.

Jangan sombong ketika melakukan salah.
Karena kesalahan kita banyak belajar,
Karena kesalahan kita menjadi pintar.
Pengalaman boleh sama, tapi Nasib tetap berbeda.

Rumput kami memang lebih hijau.
Janganlah kau injak. Cukuplah kau lihat.
Tak apa tanahmu tandus,
Karena dengan begitu, kamu jadi tau apa yang membuatnya tandus.

Aku pernah mengajarimu.
Roda itu berputar.
Jangan membuatku mengasihanimu.
Karena itu hanyalah mimpi.

Hidup itu seperti drama.
Dan kamu bisa memilih untuk menjadi penontonnya atau pemainnya.
Jangan hanya menonton film serial kehidupanku, buatlah film mu sendiri.

Maaf karena kebahagianku, kamu jadi gelisah diri.
Maaf karena kebahagiaanku, kamu jadi iri hati.
Maaf karena kebahagiaanku, kamu jadi tak tau diri.

Nasihat untukmu,
Sebelum menilai, dengar. Sebelum mendengar, lihat. Kita punya 2 mata dan 2 telinga, karena selalu ada 2 sisi dari setiap cerita.
Jangan buat runyam kehidupanmu yang sudah runyam.

Sabtu, 18 Agustus 2018

Cerita lahiran

Jumat, 3 agustus 2018 tepatnya sehabis dzuhur. Tiba-tiba berasa ada rembesan yang keluar. Tapi aku masih nyantai karena aku pikir itu hanya cairan keputihan biasa. Terlebih HPL masih agak lama dan mules juga belum teratur. Lanjut beres-beres rumah karena nesting untuk bersihin rumah lagi tinggi, mungkin efek mendekati mau lahiran. Sekitar pukul 2 siang, suami pergi berangkat kerja. Gak biasanya idan ingin nginep di rumah neneknya. Jadi sekalian berangkat bareng ayahnya dan diantar kerumah mama.
Sehabis dzuhur aku duduk-duduk dikamar dan lagi cerita-cerita bareng nida, adik perempuanku. Jadi ketika lagi ngobrol-ngobrol gitu ko berasa ada rembesan lagi ya tapi agak banyak. Duduk pun mulai gelisah. Aku cek dan aku cium baunya kaya by-clean (pemutih pakaian). Mulai curiga kalau ini air ketuban yang rembes tapi ko ga ada flek ya, ga mules juga. Akhirnya aku suruh nida beli kertas lakmus (kertas pendeteksi air ketuban, kalau warna kertasnya berubah berarti itu beneran air ketuban). Nida cari kertas itu dibeberapa apotik sekitar komplek. Tapi ga ada yang jual satupun. Sepertinya memang ga dijual bebas sih. Suami udah panik dan telfon berkali-kali nyuruh aku cepetan ke bidan terdekat. Tapi aku masih nyantai karena emang ga ada rasa mules sama sekali. Suami udah ingin pulang dari tempat kerjanya tapi aku tahan-tahan karena aku masih mikir ini cairan keputihan. Sampe akhirnya aku telfon mama dan mama juga suruh aku ke bidan. Ya baiklah akhirnya nida aku telfon untuk pulang dari pencariannya mencari lakmus. Sesampainya nida di rumah, nida nyuruh aku bergegas tapi tiba-tiba ada perasaan ingin mandi dulu. Kan biar cantik ketemu sama adik bayinya Hehe
Singkat cerita sampailah aku di bidan di daerah padasuka. Jauh ya dari rumah? Aneh sih tapi gak tau kenapa ingin disana dan ketika dateng dan aku sampein keluhannya, aku lngsung di cek dalam. Dan ternyata bener air ketubanku rembes dengan pembukaan satu. Masih jauh. Masih banyak waktu untuk siap-siap. Disitu aku langsung suruh suami pulang dan ketemuan di RS. Tapi karena mules ga dateng-dateng, ada kemungkinan aku bakal induksi. Singkat cerita sampailah aku di RS Mitra kasih. Disana udah ada papa yang nungguin aku di UGD. Suami juga langsung urus ruangan segala macemnya.
Gak lama dari itu dibawalah aku menuju lantai atas dan ternyata itu ruang penindakan. Disana aku di infus, sempet tanya suster cairan apa ini? Induksi bukan? Buat ancang-ancang takut mules dateng. Hehe ternyata bukan.  Aku disuruh tunggu tindakan selanjutnya dari dokter spog ku.
Gak kerasa jam menunjukan pukul 11 malam tapi belum ada tanda-tanda gelombang cinta bakal datang. Aku lakuin afirmasi seperti biasanya. Berharap adik bayik bakal dengerin mama nya. Dan bener sekitar pukul 12.00 malam gelombang cinta mulai datang. Tapi yang aku rasain bukan mules melainkan sakit. Dan ketika di cek dalam ternyata masih pembukaan dua. "Ga apa-apa de mama tungguin ko" ucapku. Badan pegel banget karena gak dibolehin turun kasur sama sekali mungkin karena udah pecah ketuban duluan. Gak lama dari situ gelombang cinta yang datang makin intens dan makin kuat. Aku udah kesakitan luar biasa sambil dibimbing suami ngucap 'Astagfirullah' berkali-kali. Aku minta suster untuk mengecek pembukaanku tapi ditolak karena memang gak boleh terlalu sering di cek dalam. Akhirnya pukul 02.30 dini hari aku di cek dalam lagi dan hasilnya masih pembukaan tiga. Seketika aku pesimis nangis dan pelukin suami sekenceng-kencengnya. Karena udah sesakit ini tapi masih pembukaan tiga. Suami ngasih semangat terus terusan bilang "mama kuat, mama hebat bentar lagi ketemu dedek. Yang sabar ya sayang". Aku masih nangis tapi aku terima ikhlas rasa sakit ini demi menyambut si adik bayi. Jam menunjukan pukul 03.30 dinihari. Gelombang cinta yang datang makin bertubi-tubi hingga jaraknya mungkin setiap 15 menit sekali. Aku udah kesakitan luar biasa. Gak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Terlebih lagi kali ini ada hasrat ingin mengejan tapi belum boleh dilakukan ditakutkan pembukaan semakin lama naiknya. Pukul 04.15 suster datang lagi untuk mengecek dalam dan akhirnya pembukaan lengkap. Seketika hiruk pikuk diruangan itu, aku inget ada suami disamping kiri dan beberapa perawat, bidan serta dokter yang datang. Kulirik ke arah kanan ada nida disampingku. Dia terjebak diruangan itu dan gak ada yang sadar. Hingga akhirnya proses melahirkan dan jihad seorang ibu pun dilakukan.
Alhamdulillah. MashaAllah bayi perempuan yang cantik dateng pukul 04.30 bertepatan dengan adzan subuh. Dan lagi-lagi alhamdulillah rezeki mama gak dapet jahitan di lahiran kali ini. Terimakasih untuk suami, udah sabar selama ini dan selalu ada di setiap prosesnya. Terimakasih kakak idan udah mau ngertiin mama dan jadi anak yang sholeh. Terimakasih mama papa yang selalu kasih saran-saran di kehamilan aku. Terimakasih nida, kamu udah selalu ada disetiap aku butuhin kamu karena selama ini dirumah yang nungguin aku cuman nida. Pokoknya terimakasih semuanya. Kebahagiaan ini gabisa diungkapkan dengan kata-kata. Cuman bisa bilang Alhamdulillah.




Jumat, 10 Agustus 2018

Keluhan Kehamilan

Memang bener semester dua itu masa-masa nyamannya kehamilan. Tapi ketika masuk trisemester terakhir keluhan satu persatu bermunculan.  Beberapa keluhan yang bermunculan di masa kehamilan aku itu kurang lebih seperti ini.

Morning sickness
Diawal semester mual itu hal yang lumrah beberapa dspog bilang mual itu pertanda bayi sehat. Dulu aku akalin dengan banyak makan buah-buahan yang ngenyangin seperti pisang dan alpukat. Kebetulan itu memang favorite ku dari dulu.

Pusing
Terkadang pusing dateng tiba-tiba. Entah apa penyebabnya tapi ini biasa terjadi pada ibu hamil. Biasanya aku langsung rebahan di kasur dan coba untuk ditidurin.

Sakit Gigi
Disemester dua aku bermusuhan banget sama gigi geraham atasku. Gigi tiba-tiba keropos dan berlubang. Sering banget sakit sampe pusing ke ubun-ubun. Ditahan-tahan karena memang ibu hamil gabisa sembarangan minum obat. Akhirnya setelah konsultasi ke drg. Aku disarankan menambal gigi yang berlubang karena masa kehamilan dilarang untuk mencabut gigi. Ya wayahna deh gigi nya ditambal. Dan ternyata setelah aku tanya drg apa penyebab gigiku sakit, drg bilang aku kurang kalsium karena aku butuh 2x lipat kalsium untuk dibagi ke adik bayi. Ditambah lagi ketika mual dan muntah aku jarang langsung gosok gigi karena asam lambung yg keluar dari perut bisa merusak gigi.

Gampang Capek
Kumulai ngosh-ngoshan di semester tiga. kalau jalan  apalagi ngerjain pekerjaan rumah. Rasanya baru nyapu dikit udah pegel. Untungnya punya suami pengertian banget. Dari awal nikah sebelum hamil, suami sering bantu pekerjaan rumah. Apapun itu dari mulai nyuci, nyapu, ngepel bahkan masak. Karena dia memang basic nya tukang masak. Alhamdulillah beruntung banget bisa nikah sama dia. Karena masa hamil itu butuh kerjasama tim sama suami.

Susah Tidur
Kadang Susah tidur. Ga enak dibagian punggung. Atau kadang malah susah nafas karena perut makin membesar. Mau pindah posisi tidur aja nyeri nya luar biasa. Kalau udah gini, tugas suami ngelus-ngelus punggung istri sambil terkantuk-kantuk hehe

HB rendah
Disemester akhir ada jadwal cek HB dari bidan. Setelah di cek ternyata HB aku rendah. Dan kalau baca-baca di internet, HB yang rendah saat proses melahirkan bisa menyebabkan pendarahan hebat bahkan kematian pada ibu. Serem. Aku panik luar biasa. Aku sharing ke keluarga, saudara dan temen-temenku yang sudah lebih dulu hamil. Alhamdulillah ada solusi dari sepupu-sepupuku. Mereka menyuruhku minum buah beat yang di blender. Akhirnya kusuruh suami mencari buah beat itu. Agak susah sih carinya, biasanya dijual di supermarket. Hasilnya HB ku cepat naik.


Sembelit
Waktu masuk semester terakhir pernah ngalamin yang namanya sembelit. Rasanya ga enak banget. Perut jadi berasa agak keras. Biasanya karena perubahan hormon ibu hamil. Cara ngatasinnya waktu itu banyakin minum air dari biasanya.


Sakit punggung
Udah hal yang lumrah di semester akhir hal ini terjadi. Sakit punggung terjadi karena ligamen yang nyatuin antar tulang kita mulai meregang untuk persiapan kelahiran, jadi berasa pegel dan Sakit.


Sering buang air
Semakin besar perut, semakin kecil ruang kantung kemih kita. Jadi sering banget kita buang air. Ganggu. paling repot itu pas mau tidur. Udah nyaman banget posisi eh harus ke air. Ngatasinnya sih dengan cara kurangi minum saat mau tidur. Walaupun sebenernta haus gak bisa ketahan.


Nyeri selangkangan
wah ini yang paling kerasa di semester akhir apalagi ketika udah bulannya lahiran. Kepala bayik udah masuk panggul bikin kita susah gerak banget. Nyeri selangkangan udah paling ga enak deh. Hehe


Masih banyak lainnya apalagi di beberapa weeks sebelum HPL. Semakin pada kerasa ya, Apalagi kalau posisi bayi udah di panggul, waduh luar biasa. Tapi tetep aja seneng, itu tandanya tinggal menghitung waktu untuk ketemu adik bayi. Untuk kalian yang baru hamil atau bahkan yang belum hamil ada baiknya sebelum hamil, kalian check kesehatan semuanya. Karena di kondisi hamil gini kita ga boleh sering-sering minum obat sembarangan.

Senin, 16 Juli 2018

Tas bersalin





Mau masuk #37weekspregnant udah harus siapin yang namanya #Tasbersalin atau #hospitalbag Karena minggu 37-42 weeks udah termasuk cukup bulan untuk melahirkan. Jadi ketika si gelombang cinta dateng, kita udah siap dan tinggal bawa deh Tas bersalin nya.

Nah disini aku mau sharing #perlengkapanbersalin nya aku. Ada beberapa list yang mesti dibawa, yaitu ;
- Perlengkapan Bayi
- Perlengkapan Mama
- Perlengkapan Ayah
- Dokumen penting (untuk pembuatan akta kelahiran, Asuransi dll)


1. Perlengkapan Bayi #newbornneeds
- Baju bayi (untuk jumlah tergantung masing-masing tempat bersalinnya ya, ada juga yang udh disediain)
- Singlet Bayi ( karena penggunaan Gurita udah ga dianjurkan oleh dokter. Katanya dapat mengganggu sistem pernafasan bayi)
- Popok kain (Jaga-jaga pengganti diapers)
- Bedong/ Swaddle
- Topi bayi & sarung tangan/kaki bayi
- Outfit go home (Ini cuman kemauan mama nya 😂)
- Selimut Bayi
- Handuk bayi
- Washcloth
- Diapers
- Tissue basah & Kering
- Sanitizer, Telon oil, Baby oil, Baby cream, Nursing cream. (Dalam satu pouch)ㅤㅤㅤ
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ

ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
2. Perlengkapan Mama
- Baju kancing depan/ daster
- Outfit go home (kancing depan juga)
- *Kerudung simple (buat yang berkerudung)
- Kain jarik & kain lainnya ( biasanya ini dibutuhin buat persalinan)
- Korset/ stagen
- Breastpads
- Cotton ball (berguna untuk bersihin pu*ing sblm menyusui)
- Nursing bra & panties
- Handuk mama
- Toiletries
- MakeUp pouch
- Kaos kaki
- Pembalut nifas (Kalau ga nemu maternity pads bisa pake pembalut night atau panjang juga)
- Popok dewasa (Kalau aku pake popok dewasa dulu sampe darahnya agak sedikit berkurang baru ganti yg maternity pads)




3. Perlengkapan Ayah
- Baju ganti
- Handuk & Toiletries
- Perlengkapan ibadah
- Handphone & Dompet
- Powerbank & Charger




4. Dokumen penting
- Buku KIA atau rekam medis
- Buku nikah, KK, KTP mama dan ayah, kartu asuransi ( Jangan lupa Fotocopy-an nya disertakan)
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ

Segini isi #Tasbersalin nya aku semoga bermanfaat buat para bumil dan calon mums. Sekali lagi ini cuman sharing ya, kebutuhan setiap orang beda-beda tapi mungkin ga jauh beda. .
.



(Updated after birth) Dan setelah proses melahirkan kemarin ternyata #hospitalbag versi aku 90% kepake. Malah jumlah popok sama bedong bayi kurang. Harus lebih banyak lagi. Dan untuk popok dewasa di RS ku tidak dianjurkan karena popok terlalu tertutup dan lembab.

Kamis, 04 Januari 2018

I'm pregnant

Belum genap dua bulan aku diberi rezeki menikah. Alhamdulillah aku diberi rezeki yang lebih menggembirakan, garis dua muncul ditestpack kehamilanku. Perasaan campur aduk yang aku rasakan saat itu. Terlebih suami yang menginginkan seorang anak tanpa ditunda.
Tanpa basa basi langsung kuhubungi suami via whatsapp.


Kubuat jadwal usg untuk memastikan bayik mungilku ini sehat karena dua minggu kemarin sempat keluar flek agak banyak yang kukira mens tapi gak jadi.
Dan setelah ketemu dokter spog ku Alhamdulillah, MashaAllah beneran ada janinnya dan usia kandungan sekitar 6 weeks. Dan dua minggu lagi disuruh datang lagi untuk cek detak jantung adik bayik. Sehat terus ya adik bayik sayang. Kami semua nungguin kamu.