Teruntuk kamu yang mengaku gadis.
Sadarlah bahwa kamu tidak pantas menertawakan, sesungguhnya kamu lah yang pantas ditertawakan.
Namun dunia terlalu iba untuk menertawakanmu.
Jangan banyak bicara,
Jangan buat dunia geli dengan sikapmu.
Bercerminlah, karena ucapanmu menggambarkan dirimu.
Jangan kamu membongkar keborokanmu sendiri.
Kamu membenciku? Tak apa.
Siapa kamu? Aku tak kenal.
Seharusnya aku yang membencimu.
Tapi aku berterimakasih.
karena kamu, hidupku sekarang jauh lebih baik darimu. Jauh.
Jangan sombong ketika melakukan salah.
Karena kesalahan kita banyak belajar,
Karena kesalahan kita menjadi pintar.
Pengalaman boleh sama, tapi Nasib tetap berbeda.
Rumput kami memang lebih hijau.
Janganlah kau injak. Cukuplah kau lihat.
Tak apa tanahmu tandus,
Karena dengan begitu, kamu jadi tau apa yang membuatnya tandus.
Aku pernah mengajarimu.
Roda itu berputar.
Jangan membuatku mengasihanimu.
Karena itu hanyalah mimpi.
Hidup itu seperti drama.
Dan kamu bisa memilih untuk menjadi penontonnya atau pemainnya.
Jangan hanya menonton film serial kehidupanku, buatlah film mu sendiri.
Maaf karena kebahagianku, kamu jadi gelisah diri.
Maaf karena kebahagiaanku, kamu jadi iri hati.
Maaf karena kebahagiaanku, kamu jadi tak tau diri.
Nasihat untukmu,
Sebelum menilai, dengar. Sebelum mendengar, lihat. Kita punya 2 mata dan 2 telinga, karena selalu ada 2 sisi dari setiap cerita.
Jangan buat runyam kehidupanmu yang sudah runyam.
!doctype>
Tidak ada komentar:
Posting Komentar