Tidak hanya satu dua hambatan yang harus dilalui demi mencapai kata SAH dari pak penghulu dan para saksi. Namun banyak sekali drama yang harus dilalui satu persatu oleh kami.
Date & Time
Sudah menjadi hal yang biasa dalam sebuah pernikahan itu mencari tanggal yang baik. Terkadang adat daerah yang memaksa kita untuk mencari tanggal yang tepat. Meski diawal agak kesulitan mencari tanggal. Alhamdulillah semua bisa terselesaikan.
Jobless
Sesaat setelah memutuskan untuk pindah ke bandung, kita harus mencari pekerjaan baru disini. Bukan hal yang mudah untuk para perantau seperti tio. Namun usaha tidak mengkhianati hasil. Alhamdulillah meski panas hujan harus dilalui tapi semua terbayar dengan sebuah pekerjaan.
Sidang
Ya setelah ditentukannya tanggal tunangan, kumulai sibuk dengan urusan perceraian yang dulu belum sempat diselesaikan meskipun berpisah dengan ex sudah lama. Alhamdulillah tio mengerti dan menemaniku disetiap prosesnya. Jarak tempuh menuju pengadilan agamapun terlampau sangat amat jauh. Berasa rekreasi. Dan memang sepulang sidang seringnya kita mampir sana sini dulu. Alhasil semua beres sesuai perkiraan.
Family ex
Ini yang agak ngawur menurutku. Sebelum menikah, statusku single parents with one little loveboy. Susah untuk memberi pengertian kepada keluarganya mantan bahwa aku akan segera menikah. Terlebih sang mama mertua yang masih sayang sama mantan menantunya ini. Mama seringkali menangis dan selalu bilang mama masih sayang mba nada, mama belum bisa lepasin dan lain sebagainya. Disatu sisi aku bersyukur itu tandanya dulu aku menjadi menantu yang baik dan yang terpenting aku di ridhoinya. Meski sebenernya aku kesal memberinya pengertian terus menerus. karena bagaimanapun aku akan menikah dengan yang inshaAllah jauh lebih baik.
BrokenHome
Bukan rahasia umum dengan status broken home dirumah ini. Mama papa sudah lama memutuskan untuk pisah sejak 5thn silam. Agak sedikit sulit menyatukan beberapa pikiran serta pendapat yang ada. Terlebih mama pun sudah punya keluarga barunya. Namun Alhamdulillah dengan dukungan keluarga besar, semua bisa terselesaikan. Jadi ketika some bitches say if my family is broke dan aku terpuruk. It's a wrong babe. Sorry disini baik-baik aja dan aku bukan hanya punya keluarga besar tapi aku punya keluarga yang berhati besar.
!doctype>
Tidak ada komentar:
Posting Komentar